Senin, 04 Januari 2016




Perkiraan rata - rata Usia Penduduk di Indonesia

Dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya diprediksi menghadapi peningkatan jumlah penduduk sebesar 57% dan 47% dalam 50 tahun ke depan. Hal ini berarti akan terjadi lonjakan jumlah penduduk dunia. Berdasarkan data penduduk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diperkirakan penduduk dunia pada tahun 2050 berjumlah 9,6 miliar jiwa atau meningkat 3,5 miliar jiwa dari 6,1 miliar jiwa pada tahun 2000. Sedang penduduk Indonesia bertambah sebesar 98 juta jiwa dari 206,2 juta jiwa tahun 2000 menjadi 303,8 juta jiwa pada tahun 2050.
Sampai saat ini piramida penduduk dunia berbentuk limas atau kelompok umur muda karena hampir separuh (50%) jumlah penduduk dunia berumur ≤ 19 tahun dan hanya kurang dari 5% berumur > 65 tahun. Komposisi ini akan berubah drastis dalam 50 tahun ke depan. Penduduk umur ≤ 19 tahun tinggal 24% dan penduduk ≥ 65 tahun atau lanjut usia (lansia) bertambah menjadi 15%.
Perubahan komposisi penduduk yang serupa juga terjadi di Indonesia. Selama 50 tahun ke depan, penduduk umur ≤ 34 tahun jumlahnya bertambah 4%, penduduk umur 35-64 tahun jumlahnya naik 96%. Peningkatan paling tajam terjadi pada penduduk umur ≥ 65 tahun yaitu 504% selama 50 tahun mendatang.
Agar Anda lebih mudah memahami ledakan jumlah penduduk dunia dan Indonesia serta perubahan komposisinya dalam selang waktu 50 tahun.

 

 

Sumber : https://wandylee.wordpress.com/tag/penduduk-indonesia/
Hasil gambar untuk kesenjangan sosial

 Kesenjangan sosial di indonesia


Faktor Ekonomi
Faktor ekonomi diantaranya kemiskinan dan pengangguran. Pada dasarnya faktor kemiskinan sangatlah berpengaruh sekali terhadap kehidupan dan pergaulan anak. Anak disekolah sering kali dikucilkan karena kesenjangan ekonomi keluarganya yang kurang sehingga mempengaruhi terhadap psikologi perkembangan diri anak tersebut. Mereka merasa terasingkan ketika bergaul dengan sebayanya yang serba berkecukupan, terutama dalam dunianya yang penuh dengan dunia bermain. Contohnya ketika anak yang berkecukupan mempunyai mainan baru, dia merasa iri ingin memilikinya sehingga dia merasa malu karena keadaanya yang tidak memungkinkan.



Sumber : http://kuliahnyata.blogspot.co.id/2013/07/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html